ABSTRAK Inflamasi merupakan suatu respon perlindungan normal terhadap luka jaringan yang disebabkan oleh trauma fisik, zat kimia yang merusak atau zat mikrobiologi. Tujuan penelitian yaitu mengetahui efektivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun paku sayur (Diplazium escelentum Swartz) pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang di induksi karagenan. Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan cairan penyari etanol 70%. Hewan uji diadaptasi selama satu minggu dan dibagi menjadi 5 kelompok, kemudian diukur volume awal edema. Setelah itu di induksi karagen 1% diamkan selama 30 menit lalu di ukur volume edema setelah induksi, diberikan perlakuan sesuai kelompok lalu di ukur volume edema kaki tikus setiap 30 menit hingga 180 menit. Berdasarkan hasil, analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun paku sayur (Diplazium escelentum Swartz) pada dosis 175 mg/kg BB, 350 mg/kg BB dan 525 mg/kg BB memiliki efektivitas antiinflamasi yang tidak berbeda nyata (sama) dengan kontrol positif natrium diklofenak. Kata Kunci: Antiinflamasi; Daun Paku Sayur (Diplazium escelentum Swartz); Karagen; menyenangkan
Copyrights © 2024