Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan, peluang, rasionalisasi, kompetensi, dan arogansi sebagai variabel independen terhadap kecurangan akuntansi dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 43 perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2013-2019. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling dan memperoleh sampel sebanyak 28 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel rasionalisasi dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akuntansi dengan nilai signifkansi masing-masing sebesar 0,000 dan 0,002. Secara parsial variabel tekanan, peluang, dan arogansi tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akuntansi dengan nilai signifikasi masing-masing sebesar 0,078, 0,320, dan 0,193.
Copyrights © 2025