Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah upaya melindungi tenaga kerja dan orang lain agar tetap selamat, sehat, serta sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien. Setiap perusahaan diwajibkan menerapkan sistem manajemen K3 terintegrasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja, menganalisis bahaya menggunakan metode HIRARC, serta meningkatkan K3 di PT Nugraha Potong Tekuk Plat. Pada penelitian ini terdapat risiko kecelakaan kerja yang kemungkinan terjadi pada proses produksi di PT Nugraha Potong Tekuk Plat yaitu Tangan lecet, tangan robek, kaki robek, jari jari tangan putus terkena mata pisau mesin bending, telingan sakit, luka bakar terkena mesin CNC, Iritasi mata terkena sinar mesin CNC, Iritasi tangan gatal terkena percikan gerinda, gangguan pernapasan, dada sesak. Hasil identifikasi risiko meliputi cedera fisik, iritasi, dan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan mesin bending, CNC laser cutting, dan gudang plat besi. Analisis risiko mengungkap empat tingkat risiko (rendah, sedang, tinggi, ekstrem), dengan risiko tinggi dan ekstrem membutuhkan prioritas penanganan. Pengendalian risiko meliputi eliminasi, substitusi, pengendalian teknis, administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). magnet pengangkat plat besi tersebut, karena kurangnya safety pada perusahaan. Maka dari itu butuhnya alat bantu untuk memudahkan pekerja dalam mengangkat plat besi dari Gudang ke bagian pengolahan produk. Dengan alat bantu ini maka sangat membantu pekerja dalam hal pengangkatan plat besi dan lebih safety.
Copyrights © 2025