Hubungan antara budaya organisasi hijau dengan manajemen rantai pasokan hijau menggunakan relevansi nilai untuk variabel pemoderasi modal intelektual hijau dan juga takaran perusahaan, leverage dan kepemimpinan lingkungan untuk variabel kontrol merupakan tujuan dari kajian ini. Sampel dari kajian ini 75 instansi yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2021. Informasi ini didapatkan dari data sekunder berbentuk laporan keuangan, bisnis dan juga keberlanjutan. Teknik analisa yang dipakai pada kajian ini adalah analisa regresi linier berganda. Hasil kajian ini menyatakan bahwa variabel budaya organisasi hijau tidak berpengaruh pada nilai kepentingan laba dan ekuitas, sedangkan variabel penerapan manajemen rantai pasokan hijau berpengaruh positif terhadap nilai kepentingan laba dan ekuitas. Green Intellectual Capital juga tidak bisa mengkonfirmasi pengaruh Green Supply Chain Management pada signifikansi nilai profit dan ekuitas.
Copyrights © 2025