Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bank market power dan efektivitas bank lending channel di ASEAN-5 (Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand dan Philippine). Penelitian juga menyadari peran akan karakteristik dari bank dan negara, seperti ukuran bank, kapitalisasi, pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi. Metode analisis yang digunakan adalah first-difference GMM melalui data panel dinamis pada periode tahun 2011-2019. Penelitian ini menggunakan single proksi untuk mengukur bank market power, yaitu lerner index. Bank Lending Channel menggunakan proksi pertumbuhan kredit. Penelitian ini menemukan bahwa interaksi antara market power dengan monetary policy berhubungan secara signifikan untuk pertumbuhan kredit. Sehingga disimpulkan bahwa bank market power memengaruhi efektivitas bank lending channel.
Copyrights © 2025