Peningkatan jumlah penduduk berbanding lurus dengan meningkatnya konsumsi masyarakat yang berakibat pada peningkatan produksi sampah. Untuk mengatasinya dalam dunia konstruksi dilakukan berbagai inovasi mengenai paving block menggunakan berbagai bahan tambah. Untuk mengurangi dampak limbah plastik yang sulit diuraikan. Botol plastik bekas PET (Polyethylene Terephthalate) dapat dimanfaatkan sebagai pengganti agregat halus dalam paving block. Paving block ini dibuat dengan metode konvensional, cetakan yang digunakan berukuran 20 cm x 10 cm x 8 cm. Pada penelitian ini dilakukan penelitian eksperimen dengan 8 variasi yang dibuat, yaitu variasi 0% PET dan 0% Akselerator, variasi 0% dan 2% Akselerator, variasi 0,5% PET dan 0% Akselerator, variasi 0,5% PET dan 2% Akselerator, variasi 1,5% dan 0% Akselerator, variasi 1,5% PET dan 2% Akselerator, variasi 2,5% PET dan 0% Akselerator, dan variasi 2,5% PET dan 2% Akselerator. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan PET dan Akselerator mempengaruhi kuat tekan dan kuat lentur paving block. Pada umur 28 hari, nilai kuat tekan rata-rata variasi normal adalah 10,49 MPa dan nilai kuat tekan rata-rata variasi 0,5% PET adalah 24,29 MPa. Kemudian pada umur 14 hari nilai rata-rata kuat lentur variasi normal 1,59 MPa dan variasi 0,5% PET adalah 2,97 MPa.
Copyrights © 2025