Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh whistleblowing, independensi dan integritas terhadap pendeteksian kecurangan, dengan skeptisisme profesional sebagai variabel intervening. Responden dalam penelitian ini adalah auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei dengan menyebarkan kuesioner online secara langsung kepada responden. Data dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan alat analisis SmartPLS. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sistem whistleblowing, independensi, dan integritas memengaruhi skeptisisme profesional, sedangkan sistem whistleblowing dan skeptisisme profesional memiliki dampak langsung terhadap pendeteksian kecurangan. Selain itu, whistleblowing, independensi, dan integritas secara tidak langsung memengaruhi pendeteksian kecurangan melalui skeptisisme profesional sebagai variabel intervening. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan persepsi auditor terhadap tanggung jawab mereka dalam mendeteksi kecurangan.
Copyrights © 2025