GRC, yang mencakup proses, manusia, dan alat, sangat penting untuk memastikan tata kelola yang efektif di dalam perusahaan. Teknologi Informasi (TI) dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Sementara itu, kinerja keuangan, yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA), dianggap sebagai faktor moderasi dalam hubungan antara TI dan GRC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Teknologi Informasi terhadap Governance, Risk, and Compliance (GRC) dengan kinerja keuangan sebagai variabel moderasi pada PT Kalbe Farma Tbk untuk periode 2021-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi dan analisis regresi untuk menguji pengaruh TI terhadap GRC, serta peran kinerja keuangan sebagai variabel moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan investasi pada TI berbanding lurus dengan perbaikan GRC. Namun, kinerja keuangan (ROA) yang mengalami penurunan dapat memoderasi hubungan positif antara TI dan GRC. Uji normalitas menunjukkan bahwa data terdistribusi secara normal, tetapi hasil uji multikolinieritas dan heteroskedastisitas mengungkapkan adanya masalah dalam interpretasi koefisien regresi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat hubungan positif antara TI dan GRC, ukuran sampel yang kecil menjadi keterbatasan dalam validitas hasil. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan ukuran sampel yang lebih besar direkomendasikan untuk mendapatkan kesimpulan yang lebih meyakinkan.
Copyrights © 2025