Kesulitan pemusatan perhatian merupakan bagian dari gangguan Attention Defisit Hiperactivity Disorder (ADHD). Gejala ini didapatkan dengan asesmen psikologis, yaitu melalui wawancara, observasi, dan pengecekan ceklis karakteristik ADHD pada anak sesuai dengan kriteria ADHD pada Diagnostic And Statistical Manual of Mental Disorder (DSM) 5. Kesulitan pemusatan perhatian ini dapat berakibat anak tidak dapat mempertahankan fokus, kesulitan memperhatikan hal detail dan tidak dapat menyelesaikan tugas. Dalam hal akademik, kesulitan pemusatan perhatian akan memengaruhi proses belajar karena tidak dapat fokus mendengarkan dan cenderung mudah lupa, sehingga mengakibatkan penurunan performa akademik dan penurunan motivasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan khusus agar dapat meningkatkan rentang perhatian anak tersebut. Salah satu penanganan yang dilakukan adalah dengan melakukan terapi bermain “beat the clock” yang dapat meningkatkan durasi perhatian serta konsentrasi. Berdasarkan hasil intervensi, terapi bermain ini dapat meningkatkan rentang perhatian anak, sehingga ia dapat duduk tenang lebih lama dari sebelumnya, serta dapat menyelesaikan tugas yang diberikan.
Copyrights © 2025