Kecemasan dan depresi dikenal dengan istilah distress yaitu kondisi atau keadaan yang tidak menyenangkan yang meliputi kondisi kondisi mental yang negatif. Remaja merupakan salahsatu kelompok yang rentan mengalami kondisi distress akibat mengalami berbagai perubahan seperti fisik, biologis, psikologis, dan sosial hingga munculnya gangguan kesehatan mental. Client Center Theraphy (CCT) dapat membantu individu untuk menemukan kepercayaan diri dalam menyelesaikan permasalahannya dan juga kondisi fisik akan berangsur baik. Selain itu dilakukan relaksasi pernapasan yang berguna untuk menciptakan kondisi rileks. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja perempuan berusia 13 tahun yang mengalami gangguan campuran anxietas dan depresi. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawacara, dan tes psikologi yang terdiri dari tes kognitif (WISC), tes kepribadian (Grafis), serta tes inventori (BAI & BDI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan rancangan single case pre test and post tes. Peneliti menggunakan teknik client center therapy dan teknik relaksasi pernapasan untuk mengurangi kecemasan dan depresi pada subjek. Hasil intervensi menunjukkan bahwa teknik CCT mampu digunakan sebagai intervensi terhadap klien dengan gangguan campuran anxietas dan depresi. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perubahan kearah positif terkait gejala psikis yang dirasakan subjek. Sementara itu berdasarkan perhitungan skor BAI dan BDI terdapat penurunan skor atau kategori dari kecemasan dan depresi sebelumnya.
Copyrights © 2025