Pengaruh positif terhadap organisasi menjadi sangat penting melihat dampaknya pada persepsi, sikap dan perilaku pegawai. Pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keterlibatan karyawan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, sebuah institusi publik yang membutuhkan kinerja optimal dari setiap anggotanya. Dalam lingkungan yang cenderung formal dan hierarkis, penerapan kepemimpinan inklusif dapat meningkatkan rasa keterlibatan karyawan melalui pembentukan iklim keselamatan psikologis, di mana karyawan merasa aman untuk berkontribusi dan mengemukakan ide tanpa takut akan dampak negatif. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai bagaimana kepemimpinan inklusif dan psychological safety climate dapat berperan penting dalam meningkatkan employee engagement, yang pada akhirnya akan mendukung efektivitas dan efisiensi kerja di sektor publik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Kejaksaan Kabupaten Bandung yang berjumlah 81 pegawai. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini, peneliti menggunakan total sampling. Berdasarkan hasil penelitian, maka pengaruh langsung lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung yaitu sebesar 42% > 33%. Sedangkan pengaruh total kepemimpinan Inklusif (X) terhadap Employee Engagement (Y) melalui Psichological Safety Climate diperoleh sebesar 75%.
Copyrights © 2025