Perbankan syariah menawarkan berbagai jenis pembiayaan dengan beragam akad, salah satunya adalah akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ). Konsep bagi hasil dalam akad ini menuntut pengelolaan risiko yang baik oleh bank syariah untuk menjaga amanah nasabah dan mempertanggungjawabkan dana pihak ketiga secara transparan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pencatatan akuntansi MMQ dan mengidentifikasi risiko MMQ pada Bank Syariah ABC Cabang Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak bank syariah serta analisis arsip terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, pencatatan akuntansi MMQ dilakukan berdasarkan kombinasi antara pencatatan musyarakah dan pencatatan ijarah. Kedua, risiko pembiayaan, risiko operasional, risiko pasar, dan risiko hukum pada akad MMQ di Bank Syariah ABC Cabang Makassar belum pernah terjadi. Ketiga, penelitian ini menemukan risiko baru, yaitu risiko syariah. Hasil ini menekankan pentingnya pengelolaan risiko syariah secara khusus untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah dan menjaga keberlanjutan sistem perbankan syariah.Kata Kunci: Musyarakah Mutanaqisha;, perbankan Syariah; akuntansi; risiko syariah, manajemen risiko.
Copyrights © 2024