Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesulitan belajar siswa. serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui tes matematika dan wawancara dengan siswa, orang tua, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi tantangan dalam mengenali bentuk geometri, menerapkan rumus, dan memahami sifat-sifat bangun. Hambatan ini dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman konseptual, metode pembelajaran berbasis hafalan, serta keterbatasan kemampuan visualisasi ruang. Selain itu, wawancara dengan orang tua mengungkapkan bahwa penggunaan gadget yang tidak terkontrol di rumah mengurangi efektivitas belajar siswa. Guru mencatat bahwa meskipun siswa tergolong rajin dan cerdas, kurangnya ketelitian dalam menyelesaikan tugas menjadi masalah utama. Penelitian ini merekomendasikan strategi pembelajaran yang interaktif, pendampingan belajar di rumah, dan pengawasan penggunaan gadget untuk mendukung pemahaman dan keterampilan matematika siswa. Dengan pendekatan holistik, kesulitan belajar matematika dapat diatasi secara efektif, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025