Target pencapaian ASI sulit dicapai disebabkan karena salah satunya yaitu ASI tidak keluar. Permasalahan tidak lancarnya proses keluarnya ASI yang menjadi salah satu penyebab seseorang tidak dapat menyusui bayinya. Pijat oksitosin merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidak lancaran produksi ASI. Pijat adalah pemijatan pada sepanjang tulang belakang (vertebrae) sampai tulang costae kelima-keenam dan merupakan usaha untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin setelah melahirkan. Tujuan analisis penelitian ini adalah melihat bahwa pentingnya pemberian ASI pada bayi sehingga perlu dikaji tetang Pijat oksiosin sebagai upaya memperlancar produksi ASI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literature review. Studi literature review (Kajian Pustaka) dari jurnal ilmiah dengan penuntun kata kunci Pijat Oksitosin dan Produksi ASI, jurnal ilmiah yang terseleksi dari berbagai jurnal terakreditasi sejumlah 10 jurnal yang digunakan untuk mereview diantaranya ada 7 jurnal dengan metode Quasi eksperimen dan 3 jurnal metode pra eksperimen. Hasil literature review yang telah ditelaah, semua artikel menjelaskan hasil penelitian adanya pengaruh yang signifikan antara pijat oksitosin terhadap produksi ASI dengan nilai P value <0.05, bahwa pijat oksitosin merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI. Simpulan Pijat oksistosin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui, saran untuk tenaga kesehatan dapat mengedukasi dan menerapkan terapi pijat oksitosin pada post partum.
Copyrights © 2024