Mayoritas penduduk Desa Katekan menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Namun, banyak juga yang membuka usaha toko kelontong. Sayangnya, banyak toko kelontong yang masih dikelola secara tradisional. Berdasarkan survei pada tanggal 13 Desember 2024, terdapat 52 toko kelontong di Desa Katekan. Mayoritas pemilik toko adalah perempuan dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah. Mereka kurang memiliki pengetahuan tentang manajemen bisnis, pemasaran, dan keuangan. Selain itu, pemahaman tentang prinsip-prinsip ekonomi syariah juga masih sangat terbatas. Tujuan kegiatan Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemilik toko kelontong dalam mengelola usahanya, Menerapkan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam pengelolaan toko kelontong., Meningkatkan pendapatan dan profitabilitas usaha toko kelontong.Menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) yang meliputi tahapan: Identifikasi Aset, Analisis Potensi Wilayah, Implementasi Program, Monitoring dan Evaluasi
Copyrights © 2025