Abstrak Kegiatan Bank Sampah Wirosaban Mandiri (BSWM) merupakan implementasi praktis pemberdayaan perempuan melalui perspektif ekofeminisme. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja pemberdayaan tiga tahap—kesadaran, peningkatan kapasitas, dan pemberdayaan—yang dipadukan dengan perspektif ekofeminisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik pemberdayaan perempuan di BSWM diterapkan dalam konteks ekofeminisme, dengan menyoroti peran penting perempuan dalam menangani isu pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedekatan perempuan dengan lingkungan, bahkan di era industri modern, memengaruhi peran mereka dalam mendorong kegiatan subsistensi. Pendekatan ekofeminisme terhadap pemberdayaan ini muncul sebagai respons strategis terhadap degradasi lingkungan di komunitas mereka.
Copyrights © 2024