PENGELOMPOKKAN KEPEMILIKAN JAMINAN KESEHATAN MENGGUNAKAN FUZZY C-MEANS ALGORITHM (Studi Kasus: Kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015) Anissa Karmila Islami1 Edy Widodo2 Program Studi Statistika Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia email: anissakislami@gmail.com1, edywidodo@uii.ac.id2 INTISARI Kesehatan merupakan suatu kebutuhan utama dan merupakan investasi berharga dalam pembangunan. Sesuai dengan Undang-Undang No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan pada pasal 5 yaitu setiap orang memiliki hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan. Namun, belum semua masyarakat mampu menikmati pelayanan kesehatan yang layak. Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan kepadatan penduduk terbanyak, untuk itu perlu dilakukannya pengelompokan kepemilikan jaminan kesehatan di setiap kota/ kabupaten di Provinsi Jawa Tengah pada Tahun 2015. Metode yang digunakan untuk pengelompokkan kepemilikan jaminan kesehatan adalah Fuzzy C-Means Algorithm. Fuzzy C-Means Algorithm merupakan suatu teknik pengelompokan data yang mana suatu cluster ditentukan oleh derajat keanggotaan. Dalam penelitian ini penentuan banyaknya cluster didasarkan pada indeks xie dan beni. Banyaknya cluster yang dibentuk adalah 6 cluster. Hasil yang diperoleh dari pengelompokan cluster 1 sebanyak 6 kabupaten/kota, cluster 2 sebanyak 2 kabupaten/kota, cluster 3 sebanyak 7 kabupaten/kota, cluster 4 sebanyak 12 kabupaten/kota, cluster 5 sebanyak 1 kabupaten/kota, cluster 6 sebanyak 7 kabupaten/kota Keywords: Kesehatan, indeks xie beni, cluster, fuzzy c-mean
Copyrights © 2017