Produk tanaman perkebunan yang memiliki peranan penting pada aktivitas perekonomian indonesia adalah kopi. Di mana kopi merupakan produk ekspor selain dari minyak dan gas yang merupakan sumber penghasilan negara. Kopi juga sebagai komoditas andalan pada bidang industri perkebunan yang sudah sangat mendunia. Pentingnya peranan kopi pada perdagangan dunia disebabkan nyaris seluruh negara ikut serta pada bursa kopi internasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak sertifikasi Fairtrade dalam melakukan praktik produksi berkelanjutan secara aspek sosial di Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh. Hipotesis pada penelitian ini diduga terdapat dampak pelaksanaan sosial terhadap keberlanjutan produksi kopi arabika melalui sertifikasi Fairtrade di Kabupaten Aceh Tengah. Metode analisis data yang dipakai adalah analisis skala Likert dan analisis keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator aspek sosial Partisipasi dalam Kelompok Masyarakat adalah sebesar 87,14% dengan kategori sangat berkelanjutan. Keaktifan dalam mengikuti kegiatan kelompok tani sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Keaktifan dalam mengikuti kegiatan kelompok masyarakat sebesar 84,57% dengan kategori berkelanjutan. Keaktifan dalam kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar sebesar 79,43% dengan kategori berkelanjutan. Hak Masa Kanak-Kanak dan Pendidikan sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Anak usia < 15 tahun di lingkungan sekitar bersekolah sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Kesehatan dan Keselamatan Kerja sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Memiliki alat pelindung diri adalah sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Menggunaan alat pelindung diri saat bekerja di kebun adalah sebesar 79,43% dengan kategori berkelanjutan. Membersihkan limbah yang ada setelah bekerja adalah sebesar 87,14% dengan kategori sangat berkelanjutan. Kesimpulan penelitian ini menunjukan nilai rata-rata keberlanjutan dalam kategori sangat berkelanjutan.
Copyrights © 2025