Metro Xinwen adalah program berita berbahasa Mandarin pertama di Indonesia yang ditayangkan di Metro TV. Acara ini menyuguhkan informasi yang berhubungan dengan masyarakat Tionghoa di Indonesia dan dunia seperti: bisnis, hiburan, pendidikan, sosial, budaya, internasional, politik, ekonomi, hukum, selebriti, kesehatan, dan olahraga. Acara ini pertama kali resmi mengudara pada tanggal 25 November 2000. Peneliti ingin mengetahui bagaimana tanggapan generasi muda Tionghoa Surabaya untuk mengamati minat mereka menonton Metro Xinwen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara secara langsung dan online. Subjek dari penelitian ini adalah 12 remaja Tionghoa Surabaya berusia antara 17 hingga 23 tahun yang memiliki kemampuan bahasa Mandarin. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh pemahaman bahwa generasi muda Tionghoa di pulau Jawa memiliki minat yang rendah pada bahasa Mandarin. Hal tersebut juga mempengaruhi tontonan program berita berbahasa Mandarin yang rendah. Penulis ingin generasi muda Tionghoa Surabaya dapat memberikan preferensi, persepsi dan tanggapan terkait Metro Xinwen. Penelitian ini memberikan wawasan tentang apa yang membuat generasi muda Tionghoa Indonesia tertarik pada berita berbahasa Mandarin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tanggapan generasi muda Tionghoa Surabaya untuk mengamati minat mereka menonton Metro Xinwen bersifat positif dan negatif. Selain itu didapat juga bahwa minat responden bervariasi, mulai dari menjadikan Metro Xinwen sebagai sumber pengetahuan tentang sejarah dan kesenian Tiongkok, mempelajari kosa kata baru bahasa Mandarin, hingga mengikuti berita ekonomi global dan geopolitik dalam bahasa Mandarin.
Copyrights © 2025