Pemanfaatan limbah cangkang keong sawah (CKS) sebagai campuran agregat halus terhadap kuat tekan beton mutu K-250 adalah tujuan dari penelitian ini. Dengan menggunakan benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, CKS digunakan sebagai campuran agregat halus dengan variasi 5%, 10%, dan 20% dengan Kontrol konvensional (pembanding) digunakan dengan 36 silinder benda uji. Beton diuji pada 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Untuk penelitian ini, mutu beton yang direncanakan adalah f'c = 20,37 Mpa, sesuai dengan SNI 03-2834-2000. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen trial-and-error. Pada variasi CKS, proporsi kuat tekan mutu k-250 adalah 5%, yang mencapai 39,57 Mpa; 10%, yang mencapai 37,34 Mpa, dan 20%, yang mencapai 21,56 Mpa. Hasil penelitian ini penambahan CKS pada konsentrasi 5% memberikan peningkatan kuat tekan optimal sebesar 6,552 persen; namun, penambahan CKS lebih dari 5% cenderung menurunkan kuat tekan, menunjukkan batas ideal untuk penggunaan CKS untuk meningkatkan kualitas agregat halus (pasir).
Copyrights © 2025