Penelitian ini melihat strategi kampanye Wan Siswandi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Natuna 2020. Wan Siswandi dan wakilnya, Rodhial Huda, memperoleh 52,8% suara dari total 170 TPS. Keberhasilan ini tidak dipengaruhi oleh strategi kampanye yang efektif dan dapat diukur. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan pendekatan studi literatur, penelitian ini menganalisis strategi kampanye yang digunakan dalam berita, jurnal, dan buku yang menjadi acuan peneliti secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis beberapa strategi kampanye yang digunakan Wan Siswandi untuk memenangkan Pilkada Natuna 2020, serta untuk mengetahui seberapa efektif strategi tersebut di tengah perlawanan pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kampanye Wan Siswandi fokus pada beberapa aspek, terutama menggunakan teori Adman Nursal: Push Politic Marketing, Pull Politic Marketing, dan Pass Politic Marketing.
Copyrights © 2025