Skizofrenia merupakan suatu psikosa fungsional dengan gangguan utama pada proses pikir disertai distorsi terutama karena waham dan halusinasi. Untuk meminimalkan gejala halusinasi maka dibutuhkan penatalaksanaan seperti pemberian terapi okupasi menanam sehingga pasien tidak terfokus dengan halusinasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi menanam terhadap perubahan halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian ini yaitu pre-experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi adalah seluruh pasien skizofrenia sebanyak 177 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 responden sebagian besar perubahan halusinasi sebelum diberikan terapi okupasi menanam (pretest) yaitu kategori sedang sebanyak 8 responden (53,3%) dan setelah diberikan terapi okupasi menanam (posttest) yaitu kategori ringan sebanyak 13 responden (86,7%). Kemudian dari hasil uji stastistik uji parametik didapatkan p-value = 0,000. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada peingaruih sebelum dan sesudah terapi okupasi menanam terhadap perubahan halusinasi pada pasien skizofrenia.
Copyrights © 2025