Setiap daerah memiliki pangan lokal yang sangat beragam tidak terkecuali provinsi Kalimantan Selatan. Pangan lokal Kalimantan Selatan yang khas salah satunya pangan fermentasi dari tumbuhan tigarun (Crataeva nurvala Buch-Ham). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi probiotik dari Lactobacillus plantarum JBS4 yang berasal dari fermentasi tigarun (Crataeva nurvala Buch-Ham), salah satu pangan fermentasi khas Kalimantan Selatan. Isolat Lac. plantarum JBS4 diuji ketahanannya terhadap pH asam dan garam empedu serta diuji sifat hemolisisnya untuk menilai aspek keamanannya sebagai probiotik. Uji hemolisis menunjukkan bahwa isolat ini termasuk dalam kategori γ-hemolisis, menandakan bahwa bakteri ini tidak bersifat patogen dan aman untuk dikonsumsi. Pada uji toleransi terhadap pH asam, isolat ini mampu bertahan pada kisaran pH 2,0 hingga 4,0, dengan jumlah koloni tertinggi pada pH 4,0. Selain itu, isolat juga dapat bertahan dalam media dengan garam empedu 0,3% meskipun terjadi sedikit penurunan jumlah koloni dibandingkan kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lac. plantarum JBS4 memiliki ketahanan terhadap kondisi pencernaan manusia sehingga berpotensi dikembangkan sebagai probiotik dari pangan fermentasi khas Kalimantan Selatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji manfaat fungsionalnya secara in vivo serta potensinya dalam aplikasi pangan dan kesehatan.
Copyrights © 2025