Artikel ini membahas pengaruh daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) sebagai ASI booster pada peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui di Indonesia. ASI eksklusif sangat penting untuk kesehatan bayi, tetapi sejumlah ibu ada pada hambatan pada produksi ASI. Penelitian ini mengkaji literatur terkait yang mengindikasikan jika konsumsi daun katuk mampu mendorong peningkatan kadar prolaktin, hormon yang berperan penting dalam proses laktasi. Melalui tinjauan literatur dari berbagai studi yang dilakukan antara tahun 2019 hingga 2024, ditemukan bahwa ekstrak daun katuk, baik sebagai konsumsi tunggal maupun kombinasi dengan bahan lain, secara signifikan dapat meningkatkan volume ASI. Temuan studi yang dilaksanakan mengindikasikan jika sekitar 80% responden ada pada peningkatan produksi ASI setelah mengkonsumsi daun katuk. Selain itu, kombinasi dengan bahan lain seperti coklat juga menunjukkan hasil yang menjanjikan. Artikel ini menekankan pentingnya pola makan bergizi bagi ibu menyusui dan potensi penggunaan daun katuk yang menjadi bagian dari intervensi nutrisi untuk mendukung keberhasilan menyusui. Dengan demikian, pemanfaatan daun katuk dalam diet ibu menyusui sangat dianjurkan untuk mendorong peningkatan kesehatan ibu dan bayi.
Copyrights © 2025