Penyakit hemoroid merupakan gangguan anorektal yang mempunyai gejala perdarahan dan penonjolan saat defekasi. Kejadian hemoroid cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang, dimana usia puncaknya adalah umur 45-65 tahun. Penanganan hemoroid meliputi perubahan gaya hidup, manajemen konservatif berupa medikamentosa, manajemen invasif minimal sampai terapi yang agresif meliputi pembedahan. Untuk mengetahui analisis terapi anti hemoroid pada pasien di Rumah Sakit Imanuel Way Halim Bandar Lampung Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan retrospektif. Teknik pemilihan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 56 orang. Menggunakan analisis univariat. Diketahui sebagian besar Sampel Pasien Hemoroid berjenis kelamin perempuan (64.3%), berusia 36-45 tahun (26.8%), mendapatkan terapi farmakologi (62.5%) dan diresepkan golongan obat anti hemoroid (149 %). Dari hasil penelitian penyakit hemoroid banyak ditemukan pada pasien perempuan berusia diatas 36 tahun. Penanganan yang didapatkan berupa terapi farmakologi dan diberikan obat anti hemoroid
Copyrights © 2022