Sebagai latar belakang, konsep pengelolaan sampah partisipatif (PSP) dan ekonomi sirkular (ES) merupakan konsep yang terkait erat dalam literatur. Sirkular ekonomi dalam pengelolaan sampah bertujuan untuk mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi sumber daya dan menciptakan siklus tertutup untuk pengelolaan sampah membutuhkan pengelolaan sampah partisipatif. Untuk mencapai integrasi PSP-ES, perlu adanya kerangka kebijakan yang jelas. Tujuan dalam penelitian ini; adalah menganalisis kebijakan persampahan yang ada saat ini; dan mengetahui bagaimana konsep PSP dan ES di terapkan dalam kebijakan di Kota Malang. Penelitian ini menerapkan analisis tematik pada dokumen kebijakan pengelolaan sampah dengan studi kasus Kota Malang. Hasil analisis menunjukkan bahwa evolusi kebijakan kota Malang lebih dinamis khususnya adaptasi terhadap kondisi yang berubah cukup pesat. Namun disisi lain konsep PSP-ES terwadahi secara terbatas. Implementasinya, pengelolaan persampahan masih tradisional, dimana mayoritas timbulan masih diarahkan ke TPA, meskipun sudah ada upaya pengurangan, penggunaan ulang dan daurulang yang diinisiasi pemerintah kota.
Copyrights © 2025