Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor individu (pengetahuan tentang hipertensi, usia, jenis kelamin, pendidikan, status pekerjaan, kepercayaan terhadap pengobatan tradisional) dan faktor interpersonal (dukungan keluarga dan sosial) terhadap pemanfaatan pelayanan pengobatan hipertensi. Studi observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan di Puskesmas Dupak, Surabaya, pada Februari–Mei 2023, melibatkan 146 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, lalu dianalisis dengan regresi logistik ganda metode backward wald. Hasil bivariabel menunjukkan bahwa pengetahuan tinggi, usia di atas 60 tahun, status bekerja, dan dukungan keluarga serta sosial yang baik meningkatkan kecenderungan memanfaatkan pelayanan pengobatan hipertensi. Analisis multivariabel menunjukkan kepercayaan terhadap pengobatan tradisional secara signifikan memengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan (OR 1,73; 95% CI [1,148–2,606]; p=0,009), sementara variabel lain tidak signifikan. Kesimpulannya, kepercayaan terhadap pengobatan tradisional berpengaruh signifikan, sedangkan faktor lain tidak.
Copyrights © 2025