Remaja adalah periode perkembangan yang penting dalam kehidupan setiap individu. Pada masa ini, individu sedang mengalami perubahan biologis, psikologis, dan perilaku yang berpengaruh pada kesehatan mereka. Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya. Masalah gizi yang biasa dijumpai pada remaja antara lain, anemia, obesitas, kekurangan energi kronis atau KEK. Anemia didiagnosis dengan pemeriksaan kadar Hb dalam darah. Remaja dikatakan menderita anemia bila kadar hemoglobin darah menunjukkan nilai kurang dari 12 g/dL. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk skrining kadar hemoglobin sebagai deteksi dini anemia dengan metode POCT dan penyuluhan dilakukan sebagai upaya pencegahan untuk meminimalisir anemia pada remaja. Hasil skrining yang dilakukan pada 50 peserta menunjukkan sebagian besar peserta atau 45 orang (90%) tidak mengalami anemia sedangkan 5 orang (10%) terdeteksi mengalami anemia. Penyuluhan tentang pencegahan anemia dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.
Copyrights © 2025