Tujuan dari Penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab terjadinya interferensi bahasa Sunda dan Jawa terhadap bahasa Indonesia dalam ranah jual beli di Pasar Labuan, Kabupaten Pandeglang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik rekam, simak dan catat. Data yang diperoleh yaitu tuturan penjual dan pembeli yang ada di Pasar Labuan, Kabupaten Pandeglang. Hasil temuan yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) Terdapat 3 bentuk data yang ditemukan dengan jumlah keseluruhan 40 data, yaitu 25 data interferensi fonologi, 13 data interferensi morfologi dan 2 data interferensi sintaksis. (2) Faktor penyebab terjadinya interferensi karena secara tidak sadar, penutur menyisipkan bahasa Sunda atau Jawa ke dalam bahasa Indonesia, selain itu faktor lainnya karena kemampuan dan pengetahuan penutur ketika berbahasa Indonesia lebih dominan dibandingkan dengan kemampuan ketika berbahasa Sunda atau Jawa, sehingga dapat menyebabkan terjadinya interferensi.
Copyrights © 2025