Keandalan pasokan listrik sangat penting bagi industri, perumahan, pendidikan, dan layanan kesehatan. Pemadaman listrik dari PLN (perusahaan listrik negara Indonesia) dapat mengganggu produktivitas dan operasional. Genset sebagai tenaga cadangan belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan listrik sehingga dikembangkan sistem hybrid dengan ATS (Automatic Transfer Switch) dan AMF (Automatic Main Failure) dengan menggunakan PLC (Programmable Logic Controller). Sistem ini memungkinkan peralihan daya secara otomatis dari PLN ke sumber cadangan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan genset, sehingga menjamin kelancaran operasional. Penelitian bertujuan untuk merancang dan menganalisis kinerja sistem hybrid ATS-AMF. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang dimulai dengan perancangan sistem, pengembangan simulator, pengujian, dan pengumpulan data. Sistem hibrida menggabungkan energi surya terbarukan dengan generator diesel, sehingga menciptakan pembangkit listrik yang efisien, andal, dan berkelanjutan. Pada sistem ini, PLC Omron diatur untuk mengaktifkan PLTS 15 detik setelah PLN padam, dengan PLTS mengambil alih beban pada saat generator dinyalakan. Setelah generator beroperasi secara normal, pasokan listrik secara otomatis dialihkan ke generator. Ketika listrik PLN pulih, generator menjadi dingin dan beban dialihkan kembali ke PLN. Sistem ini menjamin efisiensi dan keandalan dalam mengelola pasokan listrik.
Copyrights © 2024