Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna kesetaraan dalam upacara rambu solo’, sebuah ritual pemakaman adat dalam masyarakat Toraja, menggunakan pendekatan filosofis terhadap struktur sosial dan budaya mereka. Dalam budaya Toraja, rambu solo’ bukan hanya ritual penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai kesetaraan yang melekat dalam kehidupan sosial masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis dokumen, untuk mengeksplorasi bagaimana konsep kesetaraan dipahami, diinterpretasikan, dan diterapkan dalam konteks sosial budaya Toraja dalam pelaksanaan upacara rambu solo’, penelitian ini mengungkap bahwa meskipun masyarakat Toraja memiliki struktur sosial yang hirarkis, dalam konteks upacara rambu solo’, setiap individu berperan penting tanpa memandang status sosial. Partisipasi merata dari berbagai lapisan masyarakat menunjukkan prinsip kesetaraan yang melandasi kohesi sosial mereka.
Copyrights © 2025