Dalam upaya mengatasi masalah stunting perlu dilakukan inovasi untuk mendukung program percepatan penurunan stunting melalui Program Mahasiswa Peduli Stunting atau Mahasiswa Penting. Melalui program ini, Mahasiswa dapat berperan melakukan edukasi dan mengaplikasikan keilmuannya dalam rangka pencegahan dan penanganan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa sebagai edukator kesehatan dalam pelaksanaan program mahasiswa peduli stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi D-III Kebidanan sebanyak 77 orang. Pengambilan sampel dengan tehnik accidentaly sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner google form secara online. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa sudah pernah mengetahui terkait program mahasiswa peduli stunting melalui dosen saat pembelajaran di kelas namun masih banyak menjawab salah pada pertanyaan pengetahuan mengenai cara mengukur z score kondisi stunting pada anak (53,2%) dan hambatan komunikasi dalam edukasi (59,7%). Mahasiswa memiliki sikap kurang percaya diri sebagai edukator kesehatan (24,6%). Sebagian besar mahasiswa merasa berminat melakukan edukasi dalam mencegah resiko stunting (84,4%). Oleh karena ini diperlukan upaya peningkatkan pengetahuan dan sikap mahasiswa sebagai edukator kesehatan melalui metode pembelajaran audio visual, brainstorming, pemahaman konsep diri, dan keterampilan komunikasi melalui peer group.
Copyrights © 2024