Penelitian ini bertujuan guna mengetahui, Bagaimana Strategi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu dalam pengelolaan kuota jamaah haji. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penelitian lapangan (Field Reseach) yaitu dengan cara mencari data secara langsung dengan masyarakat. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pengelolaan kuota Haji di Provinsi Bengkulu, termasuk Pembagian kuota Kabupaten/Kota, kuota lansia, PHD, dan KBIHU, masih sangat bergantung pada kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Hal ini mengakibatkan terbatasnya fleksibilitas dalam menyesuaikan pembagian kuota sesuai dengan kebutuhan lokal. Pembagian kuota Kabupaten/Kota Pembagiannya yaitu kuota jamaah haji di Provinsi Bengkulu dilakukan melalui mekanisme yang telah diatur secara sistematis dengan dasar hukum yang jelas. Pembagian kuota lansia, yang hanya 5% dari total kuota, tidak mencukupi untuk jumlah lansia yang mendaftar, sehingga banyak yang tidak dapat terakomodasi. Begitu juga dengan kuota PHD dan KBIHU yang terbatas jumlahnya, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pelayanan. Proses seleksi yang dilakukan untuk PHD masih kompetitif dan ketat, sementara seleksi KBIHU hanya berbasis administrasi, yang dapat mempengaruhi kualitas pengurus.
Copyrights © 2025