Kinerja Keuangan menjadi salah satu indikator dalam menilai keberhasilan perusahaan untuk menghasilkan laba. Kinerja keuangan dalam hal ini diukur melalui rasio Likuiditastas dengan alat ukur Current Ratio, Quic Ratio dan Cash Ratio, sedangkan Rasio Solvabilitas diukur melalui Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio, dan Rasio Profitabilitas diukur melalui Net Profit Margin, Return On Asset dan Return On Equity. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022 dan pada penelitian dilakukan dengan Analisis rasio. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif yang yang bersumber dari dokumen pada laporan keuangan tahunan Periode 2020-2021. Hasil Penelitian menunjukkan jika diukur dari Rasio likuiditas perusahaan makanan dan minuman dikategorikan dalam kondisi yang baik karena perusahaan ini sudah mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya baik dengan modal kerja maupun dengan aktiva lancar yang dimiliki, dari Rasio Solvabilitas, Rasio Aktivitas, dan rasio Profabilitas diukur menunjukkan perusahaan makanan dan minuman dikategorikan dalam kondisi yang kurang baik karena perusahaan ini belum mampu meningkatkan total aktiva, serta belum cukup stabil dan efisien dalam perputaran aktivitasnya untuk memperoleh serta meningkatkan penghasilan maupun laba perusahaan dan modal sendiri yang dimiliki.
Copyrights © 2025