Periode remaja merupakan fase transisi yang signifikan dalam proses melewati pubertas. Selama periode ini, individu cenderung mengalami fluktuasi emosional yang kuat yang disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi. Fase ini juga ditandai dengan pertumbuhan fisik dan perkembangan psikis yang signifikan pada individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologis kualitatif deskriptif, yang melibatkan analisis literatur yang relevan. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perilaku kenakalan tidak hanya bersumber dari kondisi mental dan fisik individu, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial baik saat ini maupun masa lalu. Penanganan kasus kenakalan memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap akar permasalahan, yang tidak mungkin diperoleh melalui wawancara singkat. Pengumpulan cerita dan informasi terkait kasus dari berbagai sumber menjadi penting karena tidak ada satu individu pun yang mampu memahami seluruh konteks dan kebenaran yang ada. Dalam konteks ini, penting untuk diingat bahwa faktor-faktor yang disebutkan dalam artikel ini hanya memberikan gambaran umum terhadap kompleksitas penyebab kenakalan remaja.
Copyrights © 2024