Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh nilai tukar, tingkat suku bunga, inflasi, dan volume perdagangan terhadap return saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2022. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih sampel perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria tertentu. Data dikumpulkan dari laporan keuangan yang lengkap selama periode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar, tingkat suku bunga, dan inflasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham. Namun, volume perdagangan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap return saham, hal ini menunjukkan bahwa saham dengan volume perdagangan yang tinggi dapat menghasilkan return saham yang lebih besar. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan perbankan dan investor dalam pengambilan keputusan investasi, dengan mempertimbangkan faktor volume perdagangan saham sebagai salah satu indikator potensial untuk memprediksi return saham.
Copyrights © 2024