Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak dari Tujuan Keuangan, Kondisi Industri, dan Ineffective Monitoring terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Penelitian ini adalah studi kuantitatif yang menggunakan pendekatan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub-sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018 hingga 2022, dengan total sampel penelitian sebanyak 53 perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik dan dijalankan menggunakan SPSS versi 25. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tujuan Keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap Kecurangan Pelaporan Keuangan. Kondisi Industri memiliki dampak yang kuat dan positif terhadap Kecurangan pelaporan keuangan. Pelaporan Keuangan yang Curang tidak terpengaruh oleh Ineffective Monitoring.
Copyrights © 2024