Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Generasi Milenial dan Generasi Z dalam hal pengembangan karir, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan gaya kerja, serta keterlibatan mereka di PT Wilmar. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner model skala Thurstone untuk mengukur sikap dan persepsi responden. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah analisis varians (ANOVA) dan uji t. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua generasi dalam beberapa aspek. Untuk variabel pengembangan karir, nilai F yang diperoleh adalah 17.564 (p < 0.05), menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan; untuk variabel motivasi kerja, nilai F yang diperoleh adalah 18.742 (p < 0.01), menunjukkan perbedaan yang signifikan antara Milenial dan Generasi Z; untuk variabel kepuasan kerja, nilai F yang diperoleh adalah 17.862 (p < 0.01), menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan; dan untuk variabel gaya kerja dan keterlibatan, nilai F yang diperoleh adalah 15.367 (p < 0.01), menunjukkan perbedaan yang signifikan. Hasil uji t juga mengkonfirmasi temuan ini, dengan nilai t untuk semua variabel juga menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan, dengan nilai p kurang dari 0.05. Penelitian ini merekomendasikan agar PT Wilmar menyesuaikan strategi pengembangan karir yang spesifik untuk memenuhi kebutuhan masing-masing generasi guna meningkatkan motivasi karyawan, kepuasan kerja, dan efektivitas kerja.
Copyrights © 2024