Penurunan kualitas lingkungan hidup akhir-akhir ini tidak dapat diabaikan, dan perusahaan-perusahaan komoditas, terutama yang bergerak di sektor perkebunan dan pertambangan, sering kali dipandang sebagai kontributor utama. Para pemangku kepentingan memberikan tekanan yang semakin besar kepada perusahaan untuk beroperasi secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan tidak hanya keuntungan, tetapi juga dampak lingkungan dan sosial dari kegiatan mereka. Studi ini meneliti bagaimana media exposure mempengaruhi corporate sustainability performance pada perusahaan komoditas, dengan ukuran perusahaan sebagai faktor moderasi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menganalisis data dari laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan perkebunan dan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021. Sampel dipilih dengan menggunakan purposive sampling, dan analisis menggunakan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa baik media exposure maupun ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap corporate sustainability performance. Selain itu, ukuran perusahaan memoderasi hubungan antara media exposure dan corporate sustainability performance.
Copyrights © 2024