Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterlibatan pengguna, kapabilitas SDM, program pendidikan dan pelatihan, serta formalisasi pengembangan sistem terhadap kinerja sistem informasi akuntansi di OPD Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan menggunakan skala likert sebagai alat ukur. Populasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah OPD (Dinas Pembangunan Daerah) Kabupaten Kampar. Sampel penelitian sebanyak 96 responden yang dipilih dari 32 OPD. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara langsung. Proses pengujian data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji hipotesis, dan uji determinasi yang difasilitasi oleh program SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan pengguna, kapabilitas SDM, inisiatif pendidikan dan pelatihan, serta formalisasi pengembangan sistem, semuanya berdampak pada kinerja sistem informasi akuntansi di OPD Kabupaten Kampar.
Copyrights © 2024