Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja tenaga kependidikan di Perguruan Tinggi Suwasta di Jawa Barat , serta pengaruh budaya organisasi dalam memediasi hubungan kepemimpinan dengan kinerja. Jumlah sampel 111 didapat dari hasil penyebaran kuesioner dengan metode Purposive Sampling. Data kuantitatif dalam Skala Likert 5 poin, diolah menggunalakan Smart PLS. Hasil penelitian membuktikan kepemimpinan tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja tenaga kependidikan, budaya organisasi mampu bertindak sebagai full mediator pada hubungan kepemimpinan dan kinerja tenaga kependidikan. Implikasi penelitian memberikan arahan agar budaya organisasi diberikan perhatian karena akan membantu para pemimpin dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan.
Copyrights © 2024