Penelitian ini menganalisis fraud pada laporan keuangan perusahaan perkebunan melalui studi literatur dari sepuluh artikel terkait. Fraud merupakan permasalahan signifikan yang sering terjadi dalam industri perkebunan, terutama akibat lemahnya pengendalian internal, asimetri informasi, dan sistem kompensasi yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk memahami seberapa sering fraud terjadi, faktor-faktor yang memicu terjadinya fraud sesuai teori fraud triangle, fraud diamond, dan fraud pentagon, serta bagaimana cara meminimalisir fraud agar perusahaan dapat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur dari berbagai sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraud cukup sering terjadi karena adanya kesempatan yang tercipta dari kelemahan pengendalian internal, namun dapat diminimalisir dengan memperkuat sistem pengendalian, meningkatkan kepatuhan terhadap aturan akuntansi, serta menerapkan sistem kompensasi yang adil. Kesimpulannya, penerapan audit yang lebih ketat dan pemanfaatan teknologi berperan penting dalam mengurangi fraud di perusahaan perkebunan. Hasil penelitian ini penting untuk mendorong perusahaan mengoptimalkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Copyrights © 2024