Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya peningkatan tajam investasi di sektor UMKM di kota salatiga. Kinerja UMKM di Kota Salatiga membaik seiring dengan meningkatnya nilai investasi pada bisnis tersebut. Mengingat banyaknya UMKM yang mengalami penurunan kinerja selama pandemi dan bahkan tidak mampu menjaga keberlanjutan usahanya, fenomena meningkatnya kinerja_UMKM kota Salatiga menjadi sangat menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mental_accounting terhadap kinerja UMKM, pengaruh mental_accounting terhadap inklusi keuangan, pengaruh inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM dan pengaruh inklusi keuangan dalam memediasi hubungan antara mental_accounting dan kinerja UMKM. Populasi penelitian ini adalah UMKM di Kota Salatiga dengan sampel sebanyak 100 UMKM. Data yang digunakan adalah data primer dengan teknik analisis kuantitatif. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda. Data diolah dengan menggunakan program Smart Partial Least Square (PLS) 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mental accounting berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM, mental accounting berpengaruh positif terhadap inklusi keuangan, inklusi keuangan berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM, mental accounting berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM dengan inklusi keuangan sebagai variabel intervening.
Copyrights © 2024