Digitalisasi telah mengubah cara bank beroperasi, berinteraksi dengan pelanggan, dan menyediakan layanan keuangan. Penguraian laporan keuangan menggunakan internet ataupun web disebut dengan Internet Financial Reporting (IFR). Industri perbankan memiliki keunikan tersendiri dalam hal pelaporan keuangan. Penelitian ini bersifat deskriptif, dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, serta memakai data sekunder sebagai sumber informasi. Hasil analisis regresi pada variable dewan direksi sebesar 1,236, yang artinya variabel dewan direksi memberikan pengaruh positif terhadap IFR. Hasil akhir penelitian searah dengan teori agensi, dimana menyebutkan bahwa Dewan Direksi yang menjalankan perannya secara efektif mampu mendorong manajemen dalam memaksimalkan akuntabilitas juga transparansi pada pelaporan keuangan. Sedangkan, hasil analisis regresi pada variabel komite audit sebesar 2,997, yang artinya variabel komite audit memberikan pengaruh positif kepada IFR. Ini menggambarkan pengawasan yang ketat dari Komite Audit berpotensi meningkatkan kualitas penyajian informasi keuangan.
Copyrights © 2024