Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana keahlian pengelolaan keuangan, sikap keuangan, dan tingkat pendidikan mempengaruhi perilaku pengelolaan keuangan pelaku UMKM di Kecamatan Simokerto, Surabaya. Meskipun UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, mereka masih menghadapi sejumlah masalah, salah satunya adalah ketidakmampuan mereka dalam mengelola keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data kuesioner. Sampelnya terdiri dari 270 pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, perspektif keuangan, dan pengetahuan keuangan berpengaruh secara parsial terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sikap keuangan yang positif mendorong pengelolaan keuangan yang bijaksana, dan pengetahuan keuangan yang baik membantu pelaku usaha menghadapi risiko dan membuat keputusan keuangan yang lebih tepat. Tingkat pendidikan meningkatkan pengetahuan dasar dan kemampuan analitis dalam pengelolaan keuangan bisnis. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan pendidikan keuangan dan keuangan sangat penting bagi pelaku UMKM jika pelaku usaha ingin mempertahankan bisnis dan meningkatkan daya saing di pasar.
Copyrights © 2024