Return On Assets atau ROA dalam dunia perbankan memainkan peran penting dalam mengukur tingkat aset yang digunakan untuk dapat atau tidak dapat menghasilkan keuntungan. Ini berarti bahwa rasio ROA di dunia perbankan digunakan sebagai indikator kinerja keuangan, terutama dalam menarik investor. Semakin tinggi ROA atau tingkat pengembalian, semakin baik kinerja keuangan bank. Namun di sisi lain, jika bank syariah tidak dapat mengembalikan dana tersebut, bank tersebut dikategorikan sebagai bank yang tidak dapat menghasilkan keuntungan atau bank yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rasio keuangan, yaitu Net Performing Financing atau NPF, Capital Adequacy Ratio atau CAR, dan Beban Operasional Pendapatan Operasional atau BOPO terhadap ROA Bank Syariah Victoria untuk periode 2015-2022. Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode OLS atau Ordinary Least Square. Sumber data sekunder yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari laporan keuangan Bank Victoria Syariah 2015-2022. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa rasio NPF, CAR dan BOPO berpengaruh negatif terhadap ROA. Dan pada saat yang sama, baik rasio NPF, CAR, dan BOPO memiliki pengaruh simultan terhadap ROA Bank Syariah Victoria untuk periode 2015-2022.
Copyrights © 2024