Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir, namun partisipasi kerja perempuan masih rendah dibandingkan laki-laki. Banyak perempuan bekerja di sektor informal dibandingkan sektor formal karena fleksibilitas waktu yang sering berdampak pada pendapatan yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Tingkat partisipasi kerja perempuan pada sektor formal selama periode pandemi covid-19 yaitu pada tahun 2019-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi data panel dari data sekunder yang diperoleh dari Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) oleh Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rata-Rata Lama Sekolah, Upah Minimum Provinsi, Jumlah Perempuan Yang Mengurus Rumah Tangga, dan Indeks Ketimpangan Gender berpengaruh signifikan secara parsial dan simultan terhadap Tingkat Partisipasi Kerja Perempuan Sektor Formal di Indonesia.
Copyrights © 2025