Pemimpin Generasi Y (Gen Y) perlu memahami dan mengembangkan keterampilan keberlanjutan untuk memimpin secara efektif. Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Hijau (HRM Hijau) berperan penting dalam memoderasi hubungan antara kepemimpinan inklusif hijau dan perilaku ramah lingkungan karyawan. Penelitian ini mengeksplorasi peran kepemimpinan etis dan GHRM dalam mencapai keberlanjutan, serta dampaknya terhadap perilaku hijau karyawan. Sinergi antara praktik SDM hijau dan strategi hijau dapat merangsang kreativitas dan inovasi dalam organisasi. Selain itu, digitalisasi dan teknologi informasi memainkan peran kunci dalam mempromosikan keberlanjutan di seluruh sektor, termasuk pendidikan dan transportasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa GHRM dan manajemen rantai pasokan hijau (GSCM) memiliki dampak positif terhadap keberlanjutan bisnis. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip ramah lingkungan ke dalam operasi SDM, organisasi dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen karyawan terhadap keberlanjutan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya HRM Hijau dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung praktik berkelanjutan dan perilaku ramah lingkungan, serta memberikan tinjauan literatur yang komprehensif tentang GHRM dan dampaknya terhadap kinerja lingkungan.
Copyrights © 2025