Keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat perlu dilakukan secara ketat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari, masyarakat selalu mengharapkan keamanan dan ketertiban. Rasa aman dan tertib dalam interaksi sosial akan mampu menumbuhkan keharmonisan dalam masyarakat. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui peranan lurah dalam meningkatkan ketentraman dan ketertiban umum dan untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi oleh Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai dalam meningkatkan ketentraman dan ketertiban umum. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan dengan cara survei menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa Sosialisai Peraturan Daerah tentang ketertiban sosial dilaksanakan oleh kelurahan namun yang datang pada sosialisasi tersebut hanya RT atau RW sementara masyarakat tidak menghadiri sosialisasi tersebut. Pengawasan langsung yang dilakukan oleh lurah belum pernah dilakukan karena pengawasan hanya dilakukan melalui pos-pos ronda yang ada disetiap RT dan RW. Koordinasi yang dilakukan hanya antara pihak RT dengan Pihak RW untuk koordinasi dengan pihak kelurahan tidak dilakukan hanya saja yang disampaikan kepada pihak kelurahan ialah berupa laporan hal-hal yang sudah dilakukan untuk melakukan Perihal kendala yang kami hadapi ialah berupa kurangnya laporan dari pihak RT atau RW yang sudah ditugaskan untuk melakukan pengawasan diwilayahnya masing-masing. Kelurahan tidak memiliki BPD seperti desa sehingga Aspirasi dan keluhan masyarakat tidak dapat di dengar secara langsung.Pemilik rumah kost yang tertutup kepada kelurahan serta RT dan RW sehingga pengawasan dan pengecekan sulit dilakukan didalam lingkungan rumah kost. Kata kunci: peranan, Kelurahan, Ketentraman, Ketertiban Abstract Security and order in the community need to be strictly enforced to improve the welfare of the community. In carrying out their daily activities, people always expect security and order. A sense of security and order in social interaction will be able to foster harmony in society. The purpose of this research is to find out the role of the lurah in improving public peace and order and to find out what are the obstacles faced by Maharatu Village, Marpoyan Damai District in improving public peace and order. This type of research is using descriptive research conducted by means of a survey using qualitative research methods. Based on the results of the research conducted, the results show that the Socialization of Regional Regulations on social order is carried out by the village but only RT or RW come to the socialization while the community does not attend the socialization. Direct supervision conducted by the village head has never been done because supervision is only carried out through ronda posts in each RT and RW. The coordination that is carried out is only between the RT and RW parties for coordination with the kelurahan, but what is conveyed to the kelurahan is in the form of reports on things that have been done to carry out the obstacles we face is the lack of reports from RT or RW parties who have been assigned to carry out supervision in their respective areas. Kelurahan does not have a BPD like a village so that community aspirations and complaints cannot be heard directly. Boarding house owners who are closed to the kelurahan and RT and RW so that supervision and checking are difficult to do in the boarding house environment. Keywords: Role, Kelurahan, Security, and order
Copyrights © 2024