Kurang berfungsinya BPD di desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning dalam menjalankan tupoksinya terutama dalam menampung aspirasi masyarakat. Karena fungsi BPD adalah untuk membuat kebijakan, anggaran serta menampung aspirasi masyarakat dan melakukan pengawasan untuk kepentingan masyarakat. Tujuan penelitian ini ialai Untuk mengetahui Untuk mengevaluasi fungsi Badan Permusyawaran danhambatan Badan Permusyawaran Desa (BPD) Dalam Menampung dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat di Desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif analisis serta menggunakan teori Evaluasi dari William N Dunn. Hasil penelitiannya adalah sebagai evaluasi yang harus dilakukan ialah dalam menentukan tema rapat ini ialah harus dilakukan beberapa musyawarah lain yang bertujuan untuk mendapatkan aspirasi masyarakat seperti contohnya tentang Peraturan Desa yang dibutuhkan agar kehidupan masyarakat desa lebih aman dan nyaman serta terciptanya lingkungan yang sehat. Hal-hal yang dikemukakan masyakat tentunya merupakan sebuah bentuk keinginan harapan serta apa yang di perlukan oleh masyarakat desa maka dengan demikian jika aspirasi tertampung dengan baik maka sudah dapat dipastikan bahwa aspirasi tersebut memang membangun kesejahteraan masyarakat.kurangnya wadah atau tempat untuk menampung aspirasi masyarakat, kurangnya inovasi yang dilakukan BPD dalam menjemput aspirasi Masyarakat; Kurangnya dana untuk melaksanakan musyawarah, kurangnya partisipasi masyarakat untuk turut hadir dalam musyawarah yang dilaksankan;Kurangnya minat masyarakat untuk memberikan pendapat dalam musyawarah sehingga mengakibatkan aspirasi tidak tersalurkan dengan baik; Serta banyaknya keinginan masyarakat yang belum bisa diwujudkan karena terkendala waktu dan biaya tersebut. Kata kunci: Aspirasi, BPD, Desa, Masyarakat
Copyrights © 2025